Perkembangan teknologi informasi telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang usaha. Pemanfaatan teknologi saat ini telah diterapkan di berbagai sektor untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional. Semakin modernnya teknologi yang digunakan dalam suatu usaha, maka proses pelaksanaan kegiatan tersebut akan menjadi lebih mudah dan cepat.
Kebaya merupakan salah satu busana tradisional yang telah menjadi identitas nasional Indonesia. Seiring dengan perkembangan zaman, kebaya mengalami berbagai inovasi dalam bentuk, model, dan desain sehingga mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat modern. Variasi kebaya kini hadir dengan desain yang lebih kreatif dan menarik sesuai dengan jenis acara penggunaan.
Sanggar Chandra Ayu Rias Pengantin merupakan salah satu usaha penyewaan kebaya dan jasa rias pengantin yang berkembang di wilayah Kawunganten. Usaha ini menyediakan berbagai jenis kebaya, baik tradisional maupun modern. Proses penyewaan yang diterapkan masih dilakukan secara langsung, yaitu pelanggan datang ke lokasi untuk memilih kebaya yang ingin disewa. Setelah proses pemilihan selesai, pemilik usaha mencatat data pelanggan, tanggal peminjaman, tanggal pengembalian, serta biaya sewa ke dalam pencatatan buku penyewaan. Pelanggan dapat melakukan pembayaran secara penuh maupun uang muka, kemudian memperoleh nota sebagai bukti transaksi.
Sistem pengelolaan data yang masih dilakukan secara konvensional menimbulkan berbagai kendala bagi pemilik usaha. Tingginya jumlah transaksi penyewaan, khususnya pada momen-momen tertentu seperti Hari Kartini, perayaan kemerdekaan, dan acara perpisahan sekolah, menyebabkan proses pencatatan dan rekapitulasi data menjadi kurang efektif. Selain itu, kerusakan buku pencatatan serta penyimpanan nota yang tidak terorganisasi turut menyulitkan proses pencarian data, pencatatan pendapatan, dan pengelolaan stok kebaya. Ketiadaan sistem informasi mengenai ketersediaan kebaya juga mengharuskan pelanggan datang langsung ke lokasi untuk memperoleh informasi terkait produk yang tersedia.
Berdasarkan permasalahan tersebut, dikembangkan sebuah sistem informasi penyewaan kebaya berbasis web yang bertujuan mempermudah pelanggan dalam memperoleh informasi mengenai katalog kebaya dan proses penyewaan. Sistem ini juga dirancang untuk membantu pemilik usaha dalam mengelola data penyewaan, data produk, serta laporan pendapatan secara lebih efektif.
Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode air terjun yang dimulai dari tahap analisis kebutuhan pengguna. Tahapan berikutnya meliputi perancangan sistem, implementasi, hingga pengujian sistem. Pada tahap analisis, dilakukan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan perangkat lunak yang diperlukan. Sistem ini didukung oleh perangkat keras dan perangkat lunak tertentu, seperti sistem operasi Windows, database MySQL, serta aplikasi pendukung pengembangan lainnya.
Tahap perancangan sistem dilakukan dengan menyusun diagram alur proses, use case diagram, serta Entity Relationship Diagram (ERD). Diagram tersebut menggambarkan hubungan antara pengguna dan sistem, termasuk hak akses pelanggan, admin, dan pemilik usaha. Pelanggan dapat melihat katalog kebaya, melakukan pendaftaran akun, menyewa kebaya, dan memasukkan data transaksi. Admin bertugas mengelola data kebaya, melakukan verifikasi transaksi, mengelola pengembalian, serta menyusun laporan penyewaan. Sementara itu, pemilik usaha hanya memiliki akses untuk melihat laporan.
Implementasi sistem dilakukan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem yang dihasilkan berupa aplikasi berbasis web yang memiliki berbagai fitur, seperti login admin dan pelanggan, pengelolaan data kebaya, pendaftaran akun pelanggan, transaksi penyewaan, unggah bukti pembayaran, verifikasi transaksi, pengembalian kebaya, hingga rekapitulasi laporan penyewaan.
Pada sisi pelanggan, sistem menyediakan fitur katalog kebaya yang memudahkan pengguna memilih produk sesuai kebutuhan. Pelanggan juga dapat melakukan akun registrasi, memilih tanggal penyewaan dan pengembalian, menentukan metode pembayaran, serta mengunggah bukti pembayaran secara berani. Selain itu, pelanggan dapat melihat detail transaksi dan status penyewaan melalui akun masing-masing.
Di sisi admin, sistem menyediakan fitur untuk menambah, mengubah, dan menghapus data kebaya, memverifikasi transaksi penyewaan dan mengembalikan, menyatukan data pelanggan, serta menyusun laporan penyewaan. Sistem ini juga membantu admin dalam melakukan rekapitulasi data secara lebih terstruktur dibandingkan metode manual sebelumnya.
Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox pengujian untuk menilai fungsionalitas sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dinilai mampu mempermudah pengelolaan kebaya, proses penyewaan, pengembalian, rekapitulasi data, dan penyusunan laporan. Berdasarkan hasil kuesioner yang diberikan kepada responden, sebagian besar pengguna menyatakan bahwa sistem berada pada kategori baik, sementara sebagian lainnya menilai sistem sangat baik dan cukup baik.
Secara keseluruhan, sistem informasi penyewaan kebaya berbasis web dinilai efektif dalam membantu proses pengelolaan usaha penyewaan kebaya di Sanggar Chandra Ayu Rias Pengantin. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data serta mempermudah pelanggan dalam mendapatkan layanan penyewaan kebaya secara lebih praktis.
Untuk pengembangan selanjutnya, sistem disarankan memiliki fitur tambahan berupa promosi penyewaan pada hari tertentu dan integrasi dengan sistem perbankan agar proses verifikasi pembayaran dapat dilakukan secara otomatis.
Sumber: https://digilib.pnc.ac.id/index.php?bid=33033&fid=376&p=fstream-pdf&utm_source





Tidak ada komentar:
Posting Komentar